Tag cara memperbaiki akhlak wanita. Wanita Sholehah. Oleh pakdosen Diposting pada 16 Juli 2022. Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Wanita Sholehah? Mungkin anda pernah mendengar kata Wanita Sholehah? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, sifat, []
PERTANYAAN: Apa nasihat anda untukku tentang cara memperbaiki akhlak dan meninggalkan sifat emosi? JAWABAN : استكثر من ذكرِ الله فإذا أحسَسْتَ بالغضب فغيِّر هيئتَك فإن كُنت قاعدًا فاتكئ وإن كنت قائمًا فاجلس،واستكثر حين ذاك من التعوّذ *أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
Apakahboleh seorang wanita mensyaratkan kepada lelaki yang melamarnya untuk tidak dipoligami secara mutlak atau tanpa terikat batasan minimal waktu? DAKWAH KANTIN - Kajian Rutin KANTIN - Kajian Rutin Ummahat Sda
MemperbaikiAkhlak; Setelah mampu memperbaiki sholat, sebaiknya Anda bisa memperbaiki akhlak Anda. Ini merupakan salah satu cara menjadi wanita yang solehah . Hal ini agar Anda jadi lebih terarah dan berperilaku baik. Ini akan membuat Anda terhindar dari hal-hal atau perbuatan yang tidak Anda inginkan. Rajin Mengaji
BagaimanaCara Menjadi Wanita yang Memiliki Akhlak Mulia? Assalamualaikum,saya wanita berusia 30 tahun yg belum dipertemukan dg sudah lumayan bagus&fisik bisa dibilang oke. Saya saat ini mulai memperbaiki ibadah, apa lagi yg harus dilakukan? Jelaskan pengertian Mazhab Fiqih, dalam tinjauan Filsafat, Politik, dan Sejarah!
Sifatdan Ciri Wanita Sholihah. Berikut ini terdapat beberapa sifat dan ciri wanita shalihah, yakni sebagai berikut: 1. Selalu Mengingat Allah Ta'la dengan Dzikrullah. Dzikir kepada Allah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama-nama Allah, sifat-sifat Allah dan pujian-pujian Allah secara berulang-ulang.
10Tips Memperbaiki Diri Dalam Islam. √ Islamic Base. Dalam kehidupan ini manusia seringkali lupa akan tujuan penciptaan manusia dalam Islam dan seringkali melakukan kesalahan dan dosa. Hal tersebut memanglah wajar apabila mengingat manusia adalah makhluk yang lemah dan penuh hawa nafsu. Dan sejatinya, manusia adalah makhluk yang tak pernah
20 Tawakkal dan pasrah. Setelah melakukan berbagai ikhtiar dengan berbagai cara mendapatkan wanita sholeha, namun tetap tak kunjung menghampiri, maka tawwakal dan pasrah adalah jalan selanjutnya yang dapat ditempuh. Tahap ini bukan akhir dari segalanya, Anda tetap harus terus memperbaiki diri dan berdoa. cinta, hubungan, islam, wanita.
5 Cara memperbaiki kualitas diri bagi wanita dengan meningkatkan skill yang Anda miliki. 6. Stop mengejar-ngejar pria. 1. Refleksi terhadap kesalahan yang ingin diperbaiki. Cara memperbaiki kualitas diri bagi wanita supaya lebih baik yang pertama adalah dengan melakukan refleksi atas segala kesalahan yang ingin diperbaiki. Misalnya, dalam
CaraMendidik dan Memperbaiki Akhlak Anak. Anak adl amanah, anugerah, & cobaan. Dia adl titipan Illahi utk (sibghah) menjadi generasi Rabbani. Karena anak pd hakikatnya adl ibarat kertas putih, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, " Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kedua orang tuanyalah yg menjadikannya Nasrani, Yahudi atau Majusi.
dDj6dA. Perempuan baik-baik adalah mereka yang bisa membawakan diri dalam pergaulan sehari-hari, baik ketika suami ada di sampingnya maupun tidak. Ia senantiasa tahu apa yang sebaiknya dan tidak sebaiknya lakukan dalam kesehariannya. Inilah yang disebut adab. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, hal. 442-443 menjelaskan tentang Sembilan belas adab perempuan terhadap dirinya sendiri sebagai berikutآداب المرأة في نفسها أن تكون لازمة لمنزلها، قاعدة في قعر بيتها، ولا تكثر صعودها ولا اطلاعها الكلام لجيرانها، ولا تدخل عليهم إلا في حال يوجب الدخول، تسر بعلها في نظره، وتحفظه في غيبته، ولا تخرج من بيتها، وإن خرجت فمتخبئة تطلب المواضع الخالية، مصونة في حاجاتها، بل تتناكر ممن يعرفها، همتها إصلاح نفسها، وتدبير بيتها، مقبلة على صلاتها وصومها، ناظرة في عيبها، متفكرة في دينها، مديمة صمتها، غاضة طرفها، مراقبة لربها، كثيرة الذكر له، طائعة لبعلها، تحثه على طلبه الحلال، ولا تطلب منه الكثير من النوال؛ ظاهرة الحياء، قليلة الخناء، صبورة شكورة، مؤثرة في نفسها، مواسية من حالها وقوتها. وإذا استأذن بابها صديق لبعلها، وليس بعلها حاضرًا، لم تستفهمه، ولا في الكلام تعاوده، غيرة منها على نفسها وبعلها “Adab perempuan terhadap dirinya sendiri, yakni selalu berorientasi rumah, duduk di dalam rumah, tidak memanjat-manjat dan tidak berbicara kepada para tetangga, tidak masuk ke rumah tetangga kecuali keadaan memaksa, menyenangkan suami bila dipandang, menjaga kehormatan suami bila ditinggal pergi, tidak meninggalkan rumah dan apabila keluar hendaknya tidak mencari tempat yang sepi, menjaga diri dalam memenuhi kebutuhan tetapi menghindari orang-orang yang mengenalnya demi kebaikan diri sendiri, mengurus rumah, menunaikan shalat dan puasa, mengoreksi diri sendiri, memikirkan agamanya, selalu diam, menundukkan pandangan matanya, merasa diawasi Tuhan, banyak dzikir kepada Allah, taat kepada suami, menganjurkan suami mencari rezeki yang halal dan tidak menuntutnya berpenghasilan melibihi batas pencapaiannya, menampakkan sikap malu dan meminimalisasi kata-kata yang tak sopan, sabar dan selalu bersyukur, menjadi contoh dalam diri sendiri, menerima keadaan dan kekuatan diri sendiri, jika seorang teman suami minta diizinkan masuk rumah, sementara sang suami tidak ada, sebaiknya tidak usah dihiraukan dan jangan membiasakan berbicara dengannya, demi menghindari rasa cemburu diri sendiri dan suami.”Baca juga• Adab Laki-laki terhadap Dirinya Sendiri Menurut Imam al-Ghazali• Adab Suami terhadap Istri Menurut Imam al-Ghazali• Adab Istri terhadap Suami Menurut Imam al-GhazaliDari kutipan di atas dapat diuraikan kesembilan belas adab perempuan terhadap dirinya sendiri sebagai berikut Pertama, selalu berorientasi rumah. Perempuan yang baik selalu memikirkan urusan domestik dalam rumah tangganya sesibuk apa pun ia beraktivitas di wilayah publik. Banyak hal dalam keluarga yang tidak bisa diserahkan begitu saja kepada orang lain seperti hak-hak suami atas istri, pendidikan anak-anak, kesehatan seluruh anggota keluarga, dan sebagainya. Jadi baik buruknya keluarga sangat dipengaruhi oleh keterlibatan perempuan dalam urusan rumah tangga. Kedua, duduk di dalam rumah dan tidak memanjat-manjat serta tidak berbicara kepada para tetangga. Di dalam rumah perempuan hendaknya duduk atau beraktvitas di tempat yang sesuai. Ia tidak sebaiknya memanjat-manjat dinding atau dengan menaiki tangga untuk berbicara dengan tetangga. Inilah yang disebut pethakilan dalam budaya Jawa yang sebaiknya dihindari karena dianggap tabu. Ketiga, tidak masuk ke rumah tetangga kecuali keadaan memaksa. Masuk ke rumah tetangga sebagai kebiasaan sehari-hari yang sebetulnya tidak ada keperluan penting sebaiknya dihindari. Hal ini karena di rumah tetangga itu bisa jadi ada laki-laki yang bukan muhrim. Baik secara akhlak maupun secara fiqih interaksi antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dalam rumah tertutup harus dihindari sebanyak mungkin kecuali keadaan memaksa dan dibenarkan oleh syariat. Keempat, menyenagkan suami bila dipandang. Penampilan fisik yang bersih dan terawat, cara berdandan yang menarik, bau badan yang segar, dan tutur kata yang santun pasti membuat suami senang melihatnya. Hal ini sebaiknya selalu diupayakan agar suami betah di rumah dan tidak mencari-cari alasan untuk keluar rumah. Kelima, menjaga kehormatan suami bila ditinggal pergi. Banyak orang memiliki nama baik atau kehormatan di masyarakat, baik karena faktor ilmu, kedudukan, keturunan, kekayaan maupun moralitas. Seorang istri hendaknya dapat menjaga nama baik suami betapun kecilnya dengan cara menjaga akhlaknya sendiri sebaik mungkin. Keenam, tidak meninggalkan rumah, dan apabila keluar hendaknya tidak mencari tempat yang sepi. Meninggalkan rumah tanpa ada keperluan yang jelas tidak sebaiknya dilakukan. Jika memang ada perlu, hendaknya dapat menghindari tempat-tempat sepi agar lebih terjamin keamanan dan keselamatannya dari hal-hal yang merugikan diri sendiri, atau buruk secara moral ataupun hukum. Ketujuh, menjaga diri dalam memenuhi kebutuhan tetapi menghindari orang-orang yang mengenalnya demi kebaikan diri sendiri. Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi di rumah. Inilah yang sering kali membuat banyak perempuan keluar rumah. Hal ini tidak menjadi persoalan asalkan tetap dapat mengendalikan diri dan tetap waspada terhadap orang-orang yang mengenalnya. Jika memang harus berkomunikasi dengan mereka, maka cukup seperlunya mengurus rumah. Bagi perempuan mengurus rumah dengan segala persoalannya adalah hal yang baik. Apalagi jika sudah menjadi kesepatan dengan pihak suami bahwa urusan pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawabnya. Jika demikian halnya, maka perempuan sebaiknya merasa nyaman di rumah agar semua tugas dan tanggung jawabnya dapat terlaksana dengan baik. Kesembilan, menunaikan shalat dan puasa. Ibadah kepada Allah baik berupa shalat maupun puasa harus dilaksanakan sesibuk apapun. Tidak ada alasan untuk meninggalkannya kecuali memang dibenarkan oleh syariat seperti karena sedang menstruasi atau nifas. Kesepuluh, mengoreksi diri sendiri. Mengevaluasi diri untuk menemukan kesalahan dan kekurangan diri sendiri adalah suatu hal yang positif apabila diikuti dengan kesediaan memperbaiki. Seseorang memang dianjurkan untuk melihat apa yang telah lewat di masa lalu untuk perbaikan di kemudian hari. Hal ini sesuai dengan perintah di dalam Al-Qur’an, Surat Al-Hasyr, ayat memikirkan agamanya. Selalu mempertanyakan keberagamaan diri sendiri merupakan hal yang positif. Misalnya, apakah sudah memiliki keyakinan yang benar tentang rukun-rukun iman dan Islam. Lalu, apakah keyakinan-keyakinan itu sudah diwujudkan dalam bentuk amal-amal nyata sebagai ibadah, baik dalam hubungannya dengan Allah maupun sesama manusia dan makhluk lainnya termasuk lingkungan alam. Kedua belas, selalu diam. Sikap diam tidak berarti harus bersikap pasif tanpa aktivitas apapun. Diam disini bisa dimaknai sebagai sikap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan baik di dalam rumah atau di luar. Oleh karena itu menjadi penting untuk menjaga lisan dan gerak fisik yang justru mendukung suasana aman dan tenang baik di dalam maupun di luar rumah. Ketiga belas, menundukkan pandangan matanya. Tidak hanya laki-laki yang sebaiknya menundukkan pandangan matanya, tetapi terlebih seorang perempuan. Tatapan mata perempuan terhadap lawan jenisnya sering kali dimaknai macam-macam. Oleh karena itu agar tidak menimbulkan fitnah, maka perempuan hendaknya senantiasa menundukkan pandangannya. Keempat belas, merasa diawasi Tuhan. Menghadirkan Tuhan dalam setiap gerak dan nafas merupakan hal yang sangat baik. Hal ini tentu akan menjadikan diri sendiri selalu merasa diawasi oleh Allah subhanhu wata’ala sehingga tidak berani berbuat macam-macam yang tercela dan bertentangan dengan syariat. Kelima belas, banyak dzikir kepada Allah. Dzikir kepada Allah, misalnya menyebut asma-Nya, membaca kalimah thayyibah, istghfar, dan sebagainya, bisa dilakukan oleh perempuan kapan saja sebab tidak mensyaratkan suci dari hadats kecil ataupun besar. Dalam keadaan beraktivitas atau sedang istirahat dzikir sebetulnya bisa dilakukan tanpa harus meluangkan waktu khusus. Hal ini tentu sangat baik dari pada waktu dihabiskan untuk hal-hal yang tidak jelas kemanfaatannya. Keenam belas, taat kepada suami. Taat kepada suami sekaligus menghormatinya tidak saja merupakan kewajiban secara hukum tetapi sekaligus secara moral. Dalam hal perintah suami bertentangan dengan syariat, seorang istri tentu boleh mengingatkan tetapi tetap harus dengan cara yang baik agar mendaptkan respons yang baik pula. Intinya memang suami dan istri harus saling menasihati sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, surat Al-Ashr, ayat 3 yang berlaku umum. Ketujuh belas, menganjurkan suami mencari rezeki yang halal dan tidak menuntutnya berpenghasilan melibihi batas pencapaiannya. Mencarikan nafkah untuk keluarga adalah kewajiban suami. Apabila pekerjaannya tidak halal, maka seorang istri hendaknya dapat mendorong suami untuk segera beralih pekerjaan. Dalam hal penghasilan suami pas-paspasan, seorang istri hendaknya bersikap qanaah. Apabila memungkinkan seorang istri boleh membantu suami meningkatkan income keluarga dengan cara bekerja dan mendapat izin dari suami. Kedelapan belas, menampakkan sikap malu dan meminimalisasi kata-kata yang tak sopan, bersabar dan selalu bersyukur, bertindak sebagai teladan, menerima keadaan dan kekuatan diri sendiri. Perempuan memang banyak dituntut kebaikan-kebaikannya karena ia adalah guru pertama dalam keluarga. Dengan kata lain seorang ibu harus selalu menyadari fungsi ini karena berpengaruh langsung kepada anak-anak. Kesembilan belas, jika seorang teman suami minta diizinkan masuk rumah, sementara sang suami tidak ada, sebaiknya tidak usah dihiraukan dan jangan membiasakan berbicara dengannya, demi menghindari rasa cemburu diri sendiri dan suami. Jika teman itu adalah perempuan, maka ia boleh menemuinya di dalam rumah. Apabila laki-laki, maka ia tidak perlu dipersilakan masuk ke dalam rumah. Tamu itu cukup diterima di luar rumah. Atau pesan bisa disampaikan lewat sang istri. Jika keperluannya adalah bertemu langsung dengan sang suami, maka ia bisa dipersilakan datang kembali ketika suami sudah pulang. Demikianlah nasihat Imam al-Ghazali tentang sembilan belas adab perempuan terhadap dirinya sendiri. Jika diringkas, maka kesembilan belas adab itu meliputi hal-hal yang sebaiknya dan tidak sebaiknya ia lakukan di dalam rumah ketika suami sedang tak ada di tempat dan sebaliknya ketika suami ada di rumah; juga bagaimana ia bersikap di luar rumah untuk memenuhi berbagai kebutuhan, tetap melaksanakan kewajiban syariat, melakukan perenungan diri dan introspeksi untuk perbaikan serta banyak berdzikir untuk meningkatkan spiritualitas. Kesembilan adab tersebut sekaligus merupakan sebagian dari tanda-tanda perempuan salehah. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama UNU Surakarta.
Akhlak merupakan sikap atau tabiat yang ada pada diri seseorang. Dalam islam, kita sebagai umat islam dianjurkan untuk berakhlak baik. Seperti Rasulullah SAW yang selalu berakhlak mulia untuk dijadikan suri tauladan yang baik untuk semua umatnya termasuk bagi wanita muslim. Wanita muslimah hendaknya selalu menjaga sikap dan berperilaku baik agar termasuk dari sebaik-baiknya wanita menurut islam. Jika wanita muslim memiliki akhlak yang baik, tentu akan disukai Allah SWT. Memiliki akhlak wanita muslimah yang baik juga dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri maupun orang sekitarnya. Akhlak Wanita Muslimah yang Baik dalam Islam Pasti kamu bertanya-tanya, akhlak wanita muslimah yang baik itu seperti apa? Dalam al-quran sendiri sudah dijelaskan mengenai perilaku wanita. Ada baiknya jika kita mengamalkan perilaku baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa akhlak wanita muslimah yang baik. 1. Menutup Aurat Islam sangat memuliakan wanita dengan memerintahkan mereka untuk menutup aurat. Aurat merupakan bagian tertentu yang harus ditutupi atau bagian yang haram untuk dilihat. Menutup aurat merupakan akhlak wanita muslimah yang baik menurut islam. Dengan menutup aurat berarti telah mengamalkan kewajiban sebagai wanita muslim. Hal itu diperintahkan tidak lain untuk tujuan kebaikan dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan. 2. Menjaga Sholat Lima Waktu Kita tahu bahwa sholat merupakan rukun islam yang berada di urutan kedua setelah membaca syahadat. Maka dari itu, dalam keadaan apapun dan dimanapun jika waktu sholat tiba kita harus mementingkannya terlebih dahulu. Jangan menunda sholat apalagi sampai meninggalkannya tanpa alasan. 3. Melakukan Ibadah Sunnah Terdapat banyak jenis ibadah sunnah dalam islam yang jika dilakukan akan mendapatkan pahala. Adapun contoh ibadah sunnah seperti puasa senin kamis, sholat tahajud dan dhuha, sholat witir, berdzikir, dan ibadah sunnah lainnya 4. Menjalankan Rukun Islam Lainnya Selain sholat, terdapat rukun islam lainnya seperti berpuasa, zakat dan melakukan haji. Hendaknya seorang wanita muslimah juga melakukan rukun tersebut yang merupakan kewajiban ibadah kepada Allah SWT. 5. Tidak Melakukan Perbuatan yang Tidak Pantas Akhlak wanita muslimah yang baik maupun tidaknya bisa dinilai dari sikap luarnya yang dapat dilihat orang lain. Misalnya seperti melakukan ghibah, keluar hingga tengah malam, berkumpul dengan banyak laki-laki yang bukan mahram, atau berpakaian ketat. Perbuatan yang tidak pantas tersebut sebaiknya dihindari wanita muslim. 6. Bergaul dengan Muslimah Lainnya Wanita muslimah disarankan untuk berteman dan bergaul dengan muslimah lainnya yang dapat mengingatkan untuk selalu berbuat kebaikan. Karena biasanya perilaku seseorang tergantung dengan siapa dia dekat dan bergaul. 7. Selalu Bersikap Baik Kepada Orang Lain Muslimah yang baik selalu menanamkan hal yang positif dari nilai-nilai islam. Mereka memiliki kesadaran untuk selalu mencerminkan akhlak wanita muslimah yang baik dan menebarkan kebaikan kepada orang lain, membantu serta menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain. 8. Menaati Suami dan Memberikan Pendidikan Agama yang Baik untuk Anak-Anak Bagi yang sudah menikah, Islam mengajarkan wanita muslimah untuk memuliakan suami. Kita tahu bahwa salah satu sebab neraka kebanyakan dihuni oleh wanita adalah durhaka terhadap suami. Oleh karena itu, khidmat dan patuh terhadap suami merupakan kewajiban dan contoh akhlak wanita muslimah yang baik. Kemudian, sebagai seorang ibu sudah sepatutnya untuk mendidik putra putri dengan pendidikan agama dan akhlak yang baik. Seperti mengaji, membiasakan untuk sholat sejak dini, dan menghormati orang yang lebih tua. Setelah mengetahui contoh akhlak yang harus dimiliki seorang muslimah, yuk kita bahas keistimewaan wanita yang dijelaskan dalam hadist. Hadits Tentang Kemuliaan Wanita Wanita itu istimewa, Islam sangat menghormati dan memuliakan kedudukan wanita. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan banyaknya hadits yang menjelaskan tentang kemuliaan wanita. Melansir dari berbagai sumber, berikut kemuliaan wanita yang terdapat pada hadist 1. Wanita shalihah adalah perhiasan dunia Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT dengan segala keindahannya yang harus dijaga. Hadis dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW Bersabda “ Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” HR. Muslim 2. Wanita shalihah lebih baik daripada bidadari surga Dengan segala ibadah dan kebaikan yang dikerjakan sewaktu di dunia, perempuan shalihah dikatakan lebih istimewa dibandingkan bidadari surga. Hal ini disebutkan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis, bahwa “perempuan berjenis manusia asal dunia lebih utama daripada para bidadari surga kali lipat.” 3. Perempuan diberi pengecualian khusus dalam beribadah Nifas dan haid merupakan keadaan khusus wanita yang tidak diwajibkan untuk melakukan ibadah seperti shalat dan puasa sementara waktu. Pengecualian ibadah yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Rasulullah SAW bersabda “siapa saja yang mengalami masa haid, maka sakitnya haid yang mereka alami akan menjadi kafaroh tebusan bagi dosa-dosanya terdahulu.” 4. Dapat masuk surga dari pintu manapun Dari Abdurrahman bin Auf, Rasulullah SAW bersabda “Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” HR. Ahmad 5. Perempuan hamil dan melahirkan setara dengan jihad Terlahir sebagai wanita merupakan anugerah yang tak ternilai. Seorang wanita yang meninggal karena sedang hamil dan meninggal bahkan setara dengan jihad. Rasulullah SAW bersabda “Mati syahid ada 7 selain yang terbunuh dijalan Allah. Orang yang mati karena thaun, orang mati tenggelam, orang yang mati karena ada luka parah di dalam perutnya, orang yang mati sakit perut, orang yang mati terbakar, orang yang mati karena tertimpa benda keras, dan wanita yang mati sementara ada janin dalam kandungannya.” HR. Abu Daud 6. Derajat ibu lebih tinggi dari ayah Derajat ibu dikatakan lebih tinggi tiga kali dari ayah karena seorang ibu telah mengandung, melahirkan, dan menyusui anaknya tanpa pamrih dengan penuh keikhlasan. “ Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah wahai Rasulullah, kepada siapakah seharusnya aku berbakti pertama kali? Rasulullah memberikan jawaban dengan ucapan Ibumu’ sampai diulang tiga kali, baru kemudian yang keempat Nabi mengatakan Ayahmu’.” HR Bukhari dan Muslim. 7. Surga ada di telapak kaki Ibu Kita tahu bahwa ibu merupakan sosok yang jasanya tidak bisa dibalaskan. Kasih sayang dan pengorbanannya telah menempatkan ibu pada kedudukan yang tinggi. Oleh karena itu, surga Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda “ surga itu di bawah telapak kaki para ibu, siapa yang mereka kehendaki, maka mereka akan memasukkannya dan siapa yang mereka kehendaki, maka mereka akan mengeluarkannya.” Itulah deretan hadis tentang perempuan dan keistimewaannya. Sebagai seorang wanita, memiliki akhlak wanita muslimah yang baik sebagai perwujudan taat kepada Allah SWT adalah kewajiban. Segala amalan dan tugas yang dikhususkan untuk wanita muslimah tidak lain merupakan bentuk keistimewaan yang seharusnya dijalani dan disyukuri. Untuk itu, kita sebagai wanita muslim sebaiknya senantiasa menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan selalu bertaqwa kepada Allah SWT.
Home / Fatwa / CARA MEMPERBAIKI AKHLAK January 5, 2017 Fatwa, Tanya Jawab 2,570 ViewsPERTANYAAN Apa nasihat anda untukku tentang cara memperbaiki akhlak dan meninggalkan sifat emosi?JAWABAN استكثر من ذكرِ الله فإذا أحسَسْتَ بالغضب فغيِّر هيئتَك فإن كُنت قاعدًا فاتكئ وإن كنت قائمًا فاجلس،واستكثر حين ذاك من التعوّذ *أعوذ بالله من الشيطان الرجيم* واستكثر من مجالسةِ الصالحين berdzikir kepada Allah di saat engkau marah dan rubahlah posisimu. Apabila engkau duduk maka bertelekanlah dan jika engkau berdiri maka duduklah. Pada kondisi tersebut perbanyaklah mengucapkan ta’awwudz, yaitu أَعُوْذُ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutukDan sering-seringlah untuk duduk bersama orang orang baik dan shalih. _____________________________Syaikh Ubaid bin Abdillah al-Jaabiry About Tim Shahihfiqih Seorang tholabul ilmi di bumi Allah. Kepala Bidang Pendidikan Bimbingan Islam Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018 Kepala Bidang Dakwah Offline Bimbingan Islam Agustus 2015 - Maret 2016 Berlanjut Januari 2017- Januari 2018 Kepala Divisi BiASTV 2017- Juli 2019 Manajer Program CS Peduli September 2018- Juli 2019 Media Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad Februari 2018 - Januari 2019 Ketua HSI Media Agustus 2019 - Februari 2021 Check Also Dampak Dosa Bagi HatimuIbnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata, الذنوب للقلب بمنزلة السُمُوم، إن لم تُهلِكْهُ أضْعفَتْهُ ولا بد، … Apakah Janin Yang Keguguran di Aqiqahi? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab في هذا تفصيل أما السقط قبل …